Ad Code

Responsive Advertisement

LEDAKAN YANG KUBUNGKAM

Di dadaku ada badai yang tidak pernah kuizinkan turun hujan.
Aku menamainya sabar.... 

Padahal ia adalah jeritan yang kupotong-potong menjadi serpihan senyum.
Serpihan senyum yang selalu tampil tiap kali dunia bertanya "kamu baik-baik saja?" 

Aku kecewa....
Kecewa pada jalan yang dipapah oleh takdir.
Kecewa pada kisah yang terlanjur kutuliskan karena percaya pada surga.
Kecewa pada semua yang ada hingga menumpuk seperti abu di ujung rokok.   

Satu persatu kutarik, kuhirup, kutahan sampai paru-paruku penuh bara dan tenggorokanku lupa cara berteriak 
untuk memuntahkan tinja di dadaku.

Aku marah pada janji yang datang tak kunjung ....
pada harapan yang pulang dengan tangan kosong....   
Pada semua hanya "nanti" yang ternyata adalah kuburan jiwa dilidah malaikat...
Akumarah pada diriku yang masih memberi ruang untuk hal-hal yang hanya pandai melukai.  

Tapi aku diam.... 
Karena jika amarah ini kulepas, 
iaa akan membakar jembatan, membakar nama, membakar semua kisah dan semua kenangan hingga hangus tak tersisa.

Kubungkus dia dengan rapih, kujahit ia di balik ruang hampa, biar jadi petir yang tidak pernah terdengar.  

Kadang... di malam hari ia memberontak berdetak terlalu keras, menuntut keluar tapi aku selalu berbisik pada cermin: "Belum. Tahan dulu. 
Dunia belum siap lihat kau meledak." 

_________ MAMPIR DULU________
                     ðŸ‘‡ðŸ‘‡ðŸ‘‡ 
Cara mulai bisnis tanpa modal 
silahkan daftar di

Panduan cara cari duit online 
lihat di 👇

LAZADA PESTA DISCOUND AGUSTUSAN
 ðŸ‘‡ðŸ‘‡

Discount besar besaran hingga 50% 
2026 di 👇👇
  SHOPEE  

Discount iscount  di 2026 dari 
aplikasi 👇
--------------------- lanjut......

Sampai kapan? 
Entahlahh... 
Yangg jelas, di jiwa ini ada perang.
Perang yang tidak pernah akan kubiarkan dimenangi  penyesalan nantinya dan tidak pernah kubiarkan kalah pada kesedihan dan air mata.


Post a Comment

0 Comments